Page Nav

HIDE

Pages

Ads Place

https://www.uhamka.ac.id/reg

Refleksi Milad ke - 16 RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya, Meneguhkan Arah Dan Menata Masa Depan

  PALANGKA RAYA - Suasana Halaman RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Senin, 19 Januari 2026, pagi dipenuhi  Pi...

 


PALANGKA RAYA - Suasana Halaman RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Senin, 19 Januari 2026, pagi dipenuhi  Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalteng, Badan Pembina Harian (BPH), serta seluruh pegawai. Yang hadir untuk apel sekaligus rangkaian Refleksi Milad ke- 16 RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya. 

Menurut dr. Lia Indriana, selaku direktur utama, ada tiga alasan kenapa mengambil tema milad “Meningkatkan Inovasi, Menguatkan Kolaborasi, dan Meneguhkan Empati.” Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi arah dan komitmen kita bersama dalam menatap masa depan rumah sakit.

Rumah sakit yang dibangun bukan hanya sebagai bangunan pelayanan kesehatan, tetapi sebagai amanah perjuangan, sebagai ladang pengabdian, dan sebagai sarana dakwah kemanusiaan. Enam belas tahun bukanlah perjalanan yang singkat. RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya lahir dari niat luhur para pendirinya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, bermutu, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Serta banyak tantangan yang dihadapi mulai dari keterbatasan sumber daya, dinamika regulasi, hingga ujian besar berupa pandemi. Namun dengan izin Allah SWT, kita mampu bertahan, tumbuh, dan terus melayani masyarakat dengan penuh dedikasi. 

“Enam belas tahun perjalanan ini dipenuhi kerja keras, air mata, doa, dan pengorbanan. Kita pernah berada di titik lelah, di masa sulit, bahkan di situasi yang menguji keberanian dan keikhlasan kita. Namun satu hal tidak pernah pudar: semangat melayani dengan hati dan iman,” ujarnya. 

Pertama, meningkatkan inovasi di era perubahan yang sangat cepat, rumah sakit tidak cukup hanya bekerja dengan cara-cara lama. Inovasi harus menjadi budaya. Inovasi dalam pelayanan klinis, dalam sistem manajemen, dalam pemanfaatan teknologi informasi, serta dalam peningkatan mutu dan keselamatan pasien. 

“Inovasi tidak selalu berarti hal besar, tetapi bisa dimulai dari perbaikan kecil yang konsisten, yang berdampak nyata bagi pasien, pegawai dan rumah sakit,” ungkapnya. 

Kedua, menguatkan kolaborasi suatu kekuatan kita.Tidak ada dokter hebat tanpa perawat yang tangguh. Tidak ada pelayanan bermutu tanpa tenaga penunjang yang profesional. Tidak ada manajemen yang berhasil tanpa dukungan seluruh pegawai. Kita adalah satu tubuh, satu tujuan, satu perjuangan. Ketika kita bersatu, kita siap menghadapi berbagai macam tantangan. 

“Rumah sakit tidak dapat berjalan sendiri. Keberhasilan pelayanan kesehatan karena hasil kerja tim, atau kolaborasi antar profesi, antar unit kerja, antara manajemen dan seluruh civitas rumah sakit, serta pemangku kepentingan eksternal harus terus kita perkuat. Sehingga dapat menciptakan pelayanan yang prima,” tegasnya. 

Ketiga, meneguhkan empati merupakan ruh dari pelayanan kesehatan. Di tengah tuntutan kerja, kita tidak boleh kehilangan sentuhan kemanusiaan. Pasien datang bukan hanya ingin berobat, tetapi juga membawa harapan, kecemasan, dan kepercayaan. Empati harus tercermin dalam sikap, tutur kata, dan tindakan kita sehari-hari. 

“Inilah nilai pembeda RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya sebagai rumah sakit yang berlandaskan dakwah amar ma’ruf nahi munkar. Serta empati adalah jantung pelayanan kita,“ tegasnya. 

Ditambahkan direktur utama, Lia Indriana, ke depan kita menatap langkah lebih besar yaitu mewujudkan RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya sebagai rumah sakit pendidikan. Rumah sakit pendidikan bukan hanya tempat pelayanan, tetapi pusat pembelajaran, pengembangan ilmu, dan pembentukan karakter tenaga kesehatan yang profesional dan berakhlak. 

Tentu perjalanan menuju rumah sakit pendidikan bukan hal yang mudah. Dibutuhkan, pembangunan gedung, peningkatan SDM, penguatan sistem, budaya ilmiah, disiplin, serta komitmen bersama. Namun saya yakin, dengan inovasi yang berkelanjutan, kolaborasi yang kuat, dan empati yang menjiwai setiap langkah kita, cita-cita ini insyaAllah dapat kita wujudkan bersama.

“Sebagai ikhtiar strategis untuk mendukung dunia pendidikan, mencetak generasi tenaga kesehatan yang unggul, serta memperkuat kontribusi Muhammadiyah dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan dakwah kesehatan, Selamat Milad ke-16 RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya. Semoga semakin maju, unggul, islami dan menjadi rumah sakit  yang berkemajuan. ” tambahnya. (mf)

Tidak ada komentar

Ads Place