Page Nav

HIDE

Pages

Ads Place

https://www.uhamka.ac.id/reg

Ketua PDNA Kotim Ikuti Sekolah Politik NA, Berkomitmen Untuk Mengedukasi Kader NA Agar Melek Politik

Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) sukses menggelar kegiatan Sekolah Politik di Jakarta, 14-16 Februari 2025. Kegiatan ini mengangkat ...


Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) sukses menggelar kegiatan Sekolah Politik di Jakarta, 14-16 Februari 2025.

Kegiatan ini mengangkat tema "Perempuan Sadar Politik" yang diikuti oleh 32 orang yang merupakan perwakilan kader NA di seluruh wilayah Indonesia.

Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kotawaringin Timur, Ayu Oktarizza, menjadi salah satu peserta pada sekolah tersebut. Ia merasa bersyukur atas kesempatan yang diberikan, pasalnya sekolah politik ini adalah giat perdana di bidang politik dan kebijakan publik yang diselenggarakan oleh PPNA sejak berdirinya organisasi Nasyiatul Aisyiyah.


Giat ini didesain khusus untuk menjawab tantangan dan tuntutan saat ini, bahwa begitu pentingnya aspek politik dalam melahirkan kebijakan-kebijakan yang berpihak pada perempuan. 

Serangkaian kegiatan pada sekolah ini diantaranya peserta diajak mengunjungi Gedung DPR RI (Parliamentary Visit), dialog kebangsaan bersama MPR, Materi dan FGD bersama narasumber akademisi Ilmu Politik, Praktisi, Politikus, dan Aktivis Politik.


Ayu menuturkan bahwa mereka banyak dibekali ilmu tentang perpolitikan, mulai dari landasan teoritis kepemimpinan perempuan, sistem dan kondisi politik di Indonesia sekarang, peran dan keterwakilan perempuan di parlemen, serta mendengar langsung pengalaman perjuangan perempuan dalam politik praktis.

"Tentu sekolah politik tidak selesai di pelatihan saja, sepulang dari kegiatan ini kami diamanatkan untuk melakukan rencana aksi untuk mengedukasi sebanyak-banyaknya perempuan khususnya kader NA agar melek politik. Hasil dari sekolah ini juga melahirkan beberapa rencana program yang akan dijalankan PDNA Kotim dalam menguatkan peran NA secara kelembagaan di bidang kebijakan publik sebagai bentuk jihad konstitusi."(Kz/Ao)

Tidak ada komentar

Ads Place