Page Nav

HIDE
Sabtu, April 5

Pages

KoranMu Kalteng:

Ads Place

https://www.uhamka.ac.id/reg

PCM Pahandut, Kota Palangkaraya, Bagikan 150 Paket Sembako untuk Dhuafa

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pahandut kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, setiap tahun selalu tak pernah henti dalam Memberi Untuk ...


Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pahandut kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, setiap tahun selalu tak pernah henti dalam Memberi Untuk sesama warga yang membutuhkan. Momen di bulan suci ramadhan ini dimanfaatkan oleh Pimpinan cabang Muhammadiyah (PCM) Pahandut, yang didukung lembaga Amil, Zakat, Infak dan sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Kota Palangkaraya, dengan mendistribusikan bantuan bantuan bagi kaum yang membutuhkan. Kegiatan aksi bakti sosial ini diisi dengan acara membagikan paket Sembako total sebanyak 150 paket untuk dibagikan ke warga kaum Duafa dan bantuan lainnya serta dirangkai dengan buka puasa bersama keluarga besar PCM Pahandut, acara berlangsung di kantor Sekretariat PCM Pahandut, Jl. Ulin no. 27., Ahad 23 Maret 2025. 

Sementara itu, Kegiatan diawali dengan kata sambutan oleh Drs. H. Ahmad Wahyu Cahyono, M.Pd., ketua PCM Pahandut, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang dilaksanakan setiap bulan Ramadhan, pada saat ini dirangkai dengan pengajian. "Paket sembako ini merupakan sumbangan dari para donatur dan warga persyarikatan serta jamaah pengajian, yang dihimpun oleh LMasjid Taqwa Cabang Muhammadiyah Kisaran Timur," jelasnya.

Senada dengan Muhamad Hanafiah Novie, Ketua PDM Kota Palangka Raya, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini adalah sesuatu yang wajib dilakukan di Muhammadiyah baik tingkat pimpinan ranting sampai pimpinan pusat, karena pengajian (ceramah agama) merupakan ruhnya Muhammadiyah, dan bakti sosial (amaliyah) adalah nyawanya muhammadiyah. "Jika Muhammadiyah tidak ada pengajian, maka boleh dibilang bagai hidup tanpa ruh, kalau tidak ada bakti sosial amaliyah, maka boleh dibilang Muhammadiyah gentayangan, sehingga melalui kegiatan ini kita dapat bersilaturahmi dengan dakwah di akar rumput," ujarnya.

Acara ditutup dengan ceramah agama, yang disampaikan oleh H. Amanto Surya Langka, Lc. , MUI kota Palangkaraya),  Ketika memasuki sepuluh akhir Ramadhan, Nabi memerintahkan untuk kita fokus beribadah, bukan malah sebaliknya kita sibuk dengan persiapan lebaran, beli baju baru, membuat kue lebaran, cuci peralatan rumah, dan sebagainya. Karena itu, kita mesti meningkatkan ibadah kita seperti yang dilakukan Nabi, “Ramadhan sisa sebentar lagi, ayo kita kejar, Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa, di mana Al-Qur'an diturunkan dan dianggap lebih baik dari seribu bulan” ujarnya. (mf)

Tidak ada komentar

Ads Place