Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Murung Raya kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung syiar Islam dan pendidikan keagamaan...
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Murung Raya kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung syiar Islam dan pendidikan keagamaan di daerah pedalaman. Berkolaborasi dengan LAZISMU, MDMC, serta para mubaligh mahasiswa dari DPD IMM Kalimantan Tengah, untuk menyalurkan Al-Qur'an dan Iqro ke sejumlah mushola dan masjid di desa Dirung Bakung dan desa Tabulang, Kabupaten Murung Raya.
Syiar Islam ini turut didukung oleh para mubaligh mahasiswa yang diutus oleh DPD IMM Kalimantan Tengah. Mereka berperan aktif dalam pendampingan masyarakat, baik melalui program pendidikan Al-Qur’an maupun berbagai kegiatan keagamaan lainnya. Kehadiran para mubaligh ini menjadi bagian dari upaya dakwah berkelanjutan yang dirancang untuk memperkuat pemahaman agama di daerah-daerah yang masih memiliki keterbatasan dalam akses pendidikan Islam.
Joko, perwakilan dari PDM Murung Raya, yang memimpin langsung penyerahan bantuan ini, menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari misi dakwah Muhammadiyah yang tidak hanya berfokus pada penyaluran kitab suci, tetapi juga pembinaan umat secara berkelanjutan.
"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di pelosok tetap memiliki akses terhadap Al-Qur’an dan buku Iqro untuk pembelajaran. Ini juga sebagai bentuk dukungan bagi para da’i dan mubaligh mahasiswa yang telah berjuang mendidik masyarakat dalam memahami agama dengan lebih baik," ujarnya dalam sambutan.
Selain itu, kehadiran para mubaligh mahasiswa di desa-desa ini juga diharapkan mampu menggerakkan generasi muda setempat agar lebih aktif dalam kegiatan keagamaan.
Darman, Kepala Desa Tabulang, menyampaikan apresiasi yang besar kepada Muhammadiyah dan seluruh pihak yang telah berperan dalam terselenggaranya program ini.
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Al-Qur’an dan Iqro yang diberikan sangat bermanfaat bagi anak-anak kami dalam belajar mengaji. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah bagi semua yang terlibat," ujarnya.
M. Sarif Nur Hidayat, da’i yang bertugas di desa Tabulang, yang merupakan utusan DPD IMM Kalimantan Tengah, juga menyoroti pentingnya ketersediaan Al-Qur’an bagi keberlanjutan pembelajaran agama. Menurutnya, masih banyak daerah yang membutuhkan perhatian lebih dalam hal sarana pendidikan keagamaan, khususnya di daerah pedalaman.
Program penyaluran Al-Qur’an dan Iqro ini tidak berhenti di dua desa tersebut. PDM Kabupaten Murung Raya bersama LAZISMU, MDMC, dan DPD IMM Kalimantan Tengah berencana untuk terus melanjutkan program ini ke desa-desa lain yang membutuhkan. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
Muhammadiyah Murung Raya juga mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam mendukung kegiatan serupa. Melalui donasi dan keterlibatan aktif dalam dakwah, diharapkan semakin banyak daerah yang mendapatkan akses lebih baik terhadap pendidikan Islam.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara organisasi Islam, mahasiswa, dan elemen masyarakat dapat memberikan dampak besar bagi peningkatan literasi keagamaan, terutama di wilayah yang masih terbatas dalam fasilitas pendidikan Islam. Dengan adanya penyaluran ini, semangat belajar mengaji di Desa Tabulang dan desa Dirung Bakung diharapkan semakin meningkat, serta para mubaligh mahasiswa yang bertugas dapat menjalankan tugas dakwahnya dengan lebih optimal. (mf)
Tidak ada komentar